Bahan-bahan Ayam Tiga Cangkir
Bahan (untuk dua orang)
- 1 potong dada ayam AS / 1 ekor paha ayam besar yang sudah dipotong-potong
- 7 irisan jahe tua
- 5 siung bawang putih
- 1 buah cabai
- 2 sendok makan minyak wijen
- 1 sendok makan anggur beras
- 1 sendok teh bubuk lada
- 1 sendok makan kecap
- 1 sendok makan saus tiram
- 1 sendok makan gula
- 1 sendok makan air
- 1 ikat daun basil
Cara Membuat

- Potong dada ayam menjadi potongan-potongan, rendam sebentar dengan arak beras dan bubuk lada, lalu sisihkan
- Panaskan wajan, tuangkan minyak wijen, lalu tumis irisan jahe, bawang putih, dan cabai hingga harum, kemudian masukkan dada ayam dan tumis hingga matang.
- Tambahkan bumbu-bumbu lainnya, lalu masak hingga daging ayam matang dan kuahnya mengental
- Sebelum mengangkat dari wajan, tambahkan daun basil Thailand, aduk sebentar, lalu matikan api dan sajikan.
Dokumen Tips
- Jangan menggoreng dengan minyak wijen pada suhu tinggi: minyak wijen akan terasa pahit jika dipanaskan terlalu lama. Disarankan untuk terlebih dahulu menumis irisan jahe tua dengan minyak biasa hingga tepi irisan jahe tampak sedikit mengerut (seperti jahe kering), lalu tambahkan sedikit minyak wijen sebelum mengentalkan kuah untuk menambah aroma.
- – Iris jahe tipis-tipis: Irisan tipis lebih mudah dikeringkan, sehingga teksturnya renyah dan harum saat disantap, serta aromanya pun lebih cepat tercium.
- – Daun basil harus dimasukkan setelah api dimatikan: Daun basil sangat sensitif terhadap panas; jika menghitam, rasanya akan menjadi pahit. Pastikan untuk memasukkannya segera setelah api dimatikan, lalu aduk sebentar dengan sisa panas sebelum disajikan. Dengan cara ini, warnanya akan tetap hijau segar dan aromanya akan terasa paling harum.
Ayam Tiga Cangkir – Versi Dada Ayam
Porsi: 2
Bahan-bahan:
- Daging: 1 dada ayam besar
- Aromatik: 7 irisan jahe tua, 5 siung bawang putih, 1 cabai segar
- Herb: 1 ikat besar kemangi Thailand (juga dikenal sebagai menara sembilan lapis)
- Lemak Masak: 2 sdm minyak wijen (ditambah 1 sdm minyak goreng biasa)
- Bumbu Perendam Ayam: 1 sdm anggur beras, 1 sdt lada putih
- Saus: 1 sdm kecap asin, 1 sdm saus tiram, 1 sdm gula, 1 sdm air
Petunjuk:
- Persiapan & Perendaman: Potong dada ayam menjadi dadu seukuran gigitan. Aduk dengan arak beras dan lada putih. Biarkan terendam sebentar sambil Anda menyiapkan bahan-bahan lainnya.
- Goreng jahe hingga renyah: Panaskan wajan atau panci. Tambahkan 1 sdm minyak goreng biasa dan irisan jahe. Tumis dengan api sedang hingga tepi-tepi jahe melengkung ke atas dan menjadi sedikit renyah serta mengering.
- Menumis Bumbu Aroma: Masukkan bawang putih dan cabai ke dalam wajan, tumis hingga harum. Masukkan ayam yang telah direndam bumbu, lalu tumis hingga bagian luarnya matang dan berwarna kecokelatan.
- Merebus Perlahan & Mengentalkan: Tuangkan kecap asin, saus tiram, gula, air, dan 2 sdm minyak wijen. Aduk rata, lalu biarkan mendidih perlahan hingga ayam matang sepenuhnya dan saus mengental menjadi lapisan yang kental dan lengket.
- Akhiri dengan Basil: Matikan api. Segera masukkan kemangi Thailand, lalu aduk perlahan. Panas sisa akan membuat kemangi layu dengan sempurna tanpa membuatnya menghitam atau terasa pahit. Taruh di piring dan sajikan segera.
Tips:
- Lindungi Minyak Wijen: Minyak wijen murni memiliki titik asap yang rendah dan akan terasa pahit jika digunakan untuk menggoreng dengan api besar. Itulah sebabnya kami menggunakan minyak biasa terlebih dahulu untuk membuat jahe renyah, lalu menambahkan minyak wijen setelahnya agar terasakan aroma khasnya.
- Irisan Jahe Tipis: Dengan mengiris jahe sangat tipis, jahe akan menjadi renyah saat digoreng, sehingga menjadi hiasan yang lezat dan bisa dimakan dengan rasa yang kuat.
- Jangan Pernah Memasak Daun Basil: Kemangi Thailand sangat rentan. Jika dimasak dengan api langsung, daunnya akan menghitam dan terasa pahit. Selalu tambahkan setelah mematikan api.


